-->

Header Menu

Update Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id, Biaya Pelatihan Menuai Kritik

Simak update cara daftar kartu pra kerja gelombang 4 di www.prakerja.go.id Di samping itu, berita tentang biaya pelatihan kartu pra kerja yang menuai kritik juga ada di artikel ini.

Seperti diketahui, pendaftaran kartu pra kerja gelombang 4 masih sangat dinantikan masyarakat di tengah wabah virus corona atau COVID-19. Tapi menurut pantauan SURYA.co.id dari instagram @prakerja.go.id, Minggu (17/5/2020), pendaftaran kartu pra kerja gelombang 4 masih belum dibuka.

Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 KLIK DISINI

Hal ini tampak dari masih banyaknya pertanyaan netizen soal kapan pendaftaran kartu pra kerja gelombang 4 dibuka. "Min gelombang ke-4 kapan dibuka?" tanya seorang netizen, Minggu (17/5/2020).

Jawaban admin @prakerja.go.id pun masih sama, yakni meminta agar para pendaftar sabar menunggu dan nantinya pasti diinfokan melalui media sosial pra kerja. "Mohon ditunggu untuk pendaftaran gelombang berikutnya ya. Pasti akan kami infokan melalui media sosial Prakerja" jawab admin @prakerja.go.id

Untuk pendaftaran kartu pra kerja gelombang 4 di www.prakerja.go.id, bagi yang lolos verifikasi tahap ketiga tapi tak lolos sebagai anggota tak perlu registrasi ulang. Pendaftar kartu pra kerja cukup login di www.prakerja.go.id dan langsung memilih gelombang selanjutnya jika sudah dibuka.

Sementara itu bagi pendaftar baru harus menyelesaikan sederet prosesi pendaftaran hingga tes seleksi.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Membuat akun Prakerja

- Masuk ke situs www.prakerja.go.id

- Masukan nama lengkap, alamat email, dan kata sandi baru Cek email dari Kartu Prakerja.

- ikuti petunjuk untuk konfirmasi akun email.

- Setelah konfirmasi akun email berhasil, kembali ke situs Prakerja

2. Isi data diri

- Masuk ke akun dengan alamat email dan kata sandi yang baru dibuat

- Masukan nomor KTP dan tanggal lahir, lalu klik "Berikutnya".

- Isi data diri dengan lengkap formulir kartu prakerja (nama lengkap, alamat email, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, dan foto selfie dengan KTP), lalu klik "Berikutnya"

- Masukan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS

3. Ikuti tes seleksi

- Ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama 15 menit. Siapkan alat tulis dan kertas bila perlu

- Tunggu email pemberitahuan dari Kartu Prakerja setelah menyelesaikan tes

- Setelah mendapatkan email pemberitahuan, kembali ke situs, dan gabung ke gelombang pendaftaran.

- Setelah melewati tahapan cara membuat kartu Prakerja tersebut, peserta tinggal menunggu notifikasi apakah diterima atau tidak sebagai peserta Kartu Prakerja 2020.

Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 KLIK DISINI

Biaya pelatihan menuai kritik

Sementara itu, di media sosial ramai diperbincangkan pelatihan-pelatihan di Kartu Pra kerja dengan bayaran yang cukup mahal. Contohnya, pelatihan belajar instal Windows 10 yang dihargai sebesar Rp 260.000.

Sejumlah netizen melontarkan kritik, di mana cara menginstal Windows 10 bisa dilakukan dengan mudah atau tinggal menekan tombol "next atau selanjutnya", namun di Kartu Prakerja, untuk pembelajaran tahapannya harus membayar Rp 260.000. "260k untuk kursus ngeklik tombol "next"?" tanya salah seorang netizen di akun Twitternya.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pegusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Anggawira mengkritik besarnya alokasi dana untuk membiayai pelatihan di Kartu Pra kerja 2020, namun manfaat pelatihan yang dinilai kurang relevan dengan kebutuhan. Seperti dilansir dari Kompas dalam artikel 'Tuai Kritik, Belajar Instal Windows Bayar Rp 260.000 di Kartu Prakerja'

Kursus online instal Windows 10 untuk peserta Prakerja ini disediakan oleh Pijar, salah satu mitra dalam pelatihan online Kartu Prakerja yang ditunjuk pemerintah. Kursus online ini terdiri dari 6 materi yang dipelajari lewat aplikasi MyEduSolve dalam bentuk pembelajaran online. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat di akhir pelatihan.

Menurut Anggawira, Hipmi sudah beberapa kali memberikan masukan ke pemerintah terkait pelatihan-pelatihan di Kartu Prakerja. "Intinya kami dari Hipmi memberikan masukan yang konstruktif pada pemerintah, intinya kita ingin melakukan hal-hal yang produktif sama-sama dalam kondisi Covid-19, kita kolaborasi memang anggaran negara yang minim dimanfaatkan secara tepat, sudah banyak saya rasa masukan dan saran dari berbagai stakeholder," kata Anggawira kepada Kompas.com, Sabtu (16/5/2020).

Sebelumnya, menurut Angga, pelatihan yang mahal yang tersedia di Kartu Pra kerja sebenarnya bisa diakses secara gratis dan mudah di internet, baik Google maupun Youtube. Kata dia, dana sebesar Rp 5,6 triliun untuk biaya pelatihan online Kartu Prakerja mencakup lebih dari 25 persen dari Rp 20 triliun yang dianggarkan.

Pelatihan yang ada di program tersebut tidak gratis, melainkan biayanya ditanggung oleh pemerintah.

Untuk bisa mengikuti pelatihan secara online, peserta harus melunasi biaya pelatihan atau kursus yang dipilih. Padahal di sisi lain, kata dia, banyak pelatihan serupa namun gratis yang tersedia melalui internet.

"Pelatihan Kartu Prakerja seharusnya bisa diakses gratis, jadi tidak perlu bayar. Untuk materinya juga sudah banyak di Google," ujar Anggawira. Anggawira juga meminta pemerintah agar anggaran puluhan triliun untuk Kartu Prakerja dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Dimana rakyat yang mengisolasi diri dan pendapatannya terdampak ekonomi akibat virus tersebut sangat membutuhkan ketersediaan bahan makanan. "Apakah tidak sebaiknya program ini di-switch saja menjadi program bantuan sosial yang dilakukan secara kolaboratif dengan pelaku usaha sehingga iklim bisnis dan usaha tetap terjaga, selanjutnya target sasarannya bisa lebih luas," harap dia.

Menurut Anggawira, dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun, maka program itu bisa dimanfaatkan untuk jutaan keluarga miskin. Seperti bisa untuk sembako dan banyak hal. "Demi kebaikan masyarakat, tentu tidak ada salahnya pilihan ini dipertimbangkan," ucap dia.

Bagi pendaftar Kartu Pra kerja 2020 yang dinyatakan lolos seleksi, pemerintah memberikan dana sebesar Rp 3.550.000 yang dialokasikan untuk membayar biaya pelatihan ( kursus online) dan insentif bagi pesertanya.

Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 KLIK DISINI

Cara Pilih Pelatihan Pra Kerja

Berikut tahapan-tahapannya:

- Masuk ke situs mitra platform digital resmi yang jadi penyelenggara pelatihan online Kartu Prakerja

- Pilih pelatihan yang tersedia dan lakukan pembelian

- Muncul metode pembayaran yang tersedia, lalu pilih metode pembayaran dengan saldo Kartu Prakerja

- Peserta akan diminta memasukkan nomor akun Kartu Prakerja

- Masukan kode OTP yang dikirimkan lewat SMS ke ponsel

- Transaksi pembayaran pelatihan online berhasil

- Peserta bisa memulai pelatihan online di mitra penyelenggara

Catatan:

- Sebelum memilih pelatihan, pastikan saldo bantuan Kartu Prakerja mencukupi.

- Peserta juga harus merahasiakan nomor akun Kartu Prakerja dan kode OTP yang dikirim via SMS.

 Jangan lupa, pilih pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan, minat, keterampilan, dan kemampuan.

Agar pelatihan yang didapat bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Di program pelatihan online Kartu Prakerja, terdapat 8 mitra penyelenggara pelatihan yang ditunjuk pemerintah antara lain Tokopedia, Ruangguru, Pintaria, Bukalapak, Sisnaker, MauBelajarApa, Pijar, dan SekolahMu.(*)

0 Response to "Update Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id, Biaya Pelatihan Menuai Kritik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel