-->

Header Menu

Alhamdulillah, Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PNS Di Tentukan Lama Pengabdian, InsyaAllah Seluruh Guru Honorer Akan Bahagia

Komisi X DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim secara virtual, Rabu (20/1/2021).

Rapat tersebut guna membahas realisasi APBN Tahun Anggaran 2020, persiapan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2021, pembahasan isu-isu strategis, serta perkembangan penyusunan revisi UU Sisdiknas.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyoroti proses penyusunan Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035.

"Kami beberapa waktu kebelakang menerima aspirasi dari berbagai organisasi di bidang pendidikan, mulai dari organisasi guru, organisasi keagamaan, penyelenggara kursus dan pelatihan, organisasi penyandang disabilitas, dan lain-lain," ujar Hetifah, dalam keterangannya, Kamis (21/1/2021).

"Mereka telah puluhan tahun menjadi praktisi pendidikan di lapangan. Oleh karena itu, saya berharap mereka dapat dilibatkan secara aktif dalam proses ini," imbuhnya.

Baca Juga :  Alhamdulillah , Ada Angin Segar Dari Menkeu Terkait Gaji Guru Honorer Setara UMR, Simak Selengkapnya

Baca Juga : Kabar Baik ! Ada Insentif 1 Juta Khusus Guru Honorer Madrasah Yang Terdaftar Di Simpatika, Alhamdulillah

Hetifah yang juga merupakan wakil rakyat asal Kaltim itu juga menyampaikan aspirasi yang telah disampaikan oleh para guru honorer terkait perekrutan ASN.

Menurutnya banyak guru honorer yang telah lama mengabdi dan selayaknya mendapatkan reward yang sesuai dari pemerintah.

Baca Juga : Rekrutmen 1 Juta Guru PPPK Gunakan Sistem Ranking Sesuai Masa Mengabdi, Yang Paling Tua, Paling Lama Mengabdi Di Angkat Duluan

"Mohon pertimbangan dari Kemendikbud untuk membuat diskresi bagi para guru honorer agar lama pengabdian dapat dijadikan pertimbangan untuk dapat menerima mereka tanpa tes atau cara-cara lain yang disetujui kedua belah pihak," kata Hetifah.

Terkait hal tersebut, Nadiem menjawab bahwa kebijakan perekrutan guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) tahun ini dirancang dengan sistem yang menguntungkan bagi para guru honorer.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Gaji Honorer Akan Memperoleh Gaji Sesuai UMR Daerah

Baca Juga : Tanpa Potongan, CAIR PENUH ! Ada Insentif Total Rp 500 M Untuk Belasan Ribu Guru, Cek Rekening Sekarang

"Sekarang semua guru honorer tidak perlu menunggu giliran, semua langsung bisa ambil tes di 2021, itupun hanya untuk lulus standar minimum dan langsung bisa diangkat jadi P3K. Jika tidak lulus kami memberikan kesempatan sampai tiga kali," kata Nadiem.

Nadiem memaparkan lebih lanjut bahwa dirinya tidak akan melepaskan guru-guru tersebut begitu saja dengan seleksi alam.

“Kami berikan modul pembelajaran mandiri sebagai pedoman agar mereka dapat mencapai standar minimum tersebut. Kunci lulus tes adalah kemauan guru honorer untuk mempelajari," kata dia.

Di akhir rapat sesuai dengan permintaan Komisi X, Nadiem menjanjikan adanya skema kebijakan afirmatif dan opsi lain yang memungkinkan bagi guru dan tenaga kependidikan honorer dalam perencanaan dan pengadaan ASN dengan mempertimbangkan lama pengabdian serta tetap sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga : KABAR GEMBIRA! Guru Honorer Masih Bisa Jadi CPNS 2021, Berikut Penjelasan Lengkap Nadiem Makarim

Baca Juga : Cair Mulai Bulan Mei 2021, Guru Honorer Yang Terdaftar Di Dapodik Berhak Dapat Insentif 600rb/Bulan, Alhamdulillah Bun

"Laporan terkait ini akan kami sampaikan kepada Komisi X DPR RI paling lambat tanggal 21 Maret 2021," kata Nadiem.

Artikel ini tayang di mediapenddik.com yang dikutip dari tribunnews.com dengan judul Alhamdulillah, Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PNS Di Tentukan  Lama Pengabdian, InsyaAllah Seluruh Guru Honorer Akan Bahagia

13 Responses to "Alhamdulillah, Pengangkatan Guru Honorer Menjadi PNS Di Tentukan Lama Pengabdian, InsyaAllah Seluruh Guru Honorer Akan Bahagia"

  1. Alhamdulillah,, mudahan" itu terealisasi di lapangan baik itu honor d negeri maupun d yayasan,,, insyaallah kami akan menuruti aturan seperti linearnya izajah ataupun yg lainnya

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah..
    Mdh2n terealisasi..tanoa terkecuali semua jenjang.termasuk guru TK.njih..jangan lupa.maturnuwun

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah
    Mdh3n terealisasi...tanoa terkecuali srmus jenjang termasuk guru TK njih.maturnuwun

    BalasHapus
  4. Al hamdulillah semoga tidak dibedakan antara guru honorer yg di Diknas dan guru honorer yg bekerja pada kementerian Agama terkhusus guru yayasan binaan kemenag

    BalasHapus
  5. Saya sgt mengharapkan kebijakan pemerintah dalam hal ini Mentri pendidikan dan komisi x DPR RI yg akan berjuang nasib guru honorer.sya slh satu guru honorer yg telah mengabdi selama 14 tahun,kiranya kmi yg SDH mengabdi sgt lama menjadi prioritas ,kmi bisa di angkat tanpa tes menjadi PNS.terima kasih.

    BalasHapus
  6. Alhamdulilah semoga semua guru sehat dan diangkat menjadi ASN, berkah untuk semuanya

    BalasHapus
  7. Semoga para pemerintahan tetap memperjuangakan nasib kami sebagai guru honor yang sudah lama mengabdi,saya sudah 16 tahun.

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah semoga terlaksana apa yang telah direncanakan.. aamiiin

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah kebijakan yg sangat ditunggu2.
    Hanya saja saran kalau dilihat masa pengabdian tolong SK yg diambil yg dikeluarkan oleh daerah bukan SK yg dikeluarkan oleh pihak sekolah

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah kebijakan yg sangat ditunggu2.
    Hanya saja saran kalau dilihat masa pengabdian tolong SK yg diambil yg dikeluarkan oleh daerah bukan SK yg dikeluarkan oleh pihak sekolah

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah...kabar gembira semoga tdk memilih antar sekolah negeri dan yayasan krn tdk perlu untuk di bedakan krn kinerja tdk ada yg berbeda antara negeri dan yayasan

    BalasHapus
  12. Alhamdulillah...kabar gembira semoga tdk memilih antar sekolah negeri dan yayasan krn tdk perlu untuk di bedakan krn kinerja tdk ada yg berbeda antara negeri dan yayasan

    BalasHapus
  13. Knp cuman guru? Bagaimana dgn honorer yg di SKPD lain yg sdh lama sampai belasan tahun mengapdi. Tolong di perhatikan juga. Mereka lebih byk bekerja ketimbang PNS

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel