-->

Header Menu

Alhamdulillah, Demi Kesejahteraan Guru Honorer Dan Tendik, Nadiem Beri 3 Kado Istimewa, Simak Selengkapnya

 Kesejahteraan para tenaga pendidik, khususnya guru honorer menjadi salah satu perhatian Mendikbud Nadiem Makarim.


Nadiem Makarim mengungkapkan, banyak guru honorer yang memiliki kompetensi, namun kesejahteraan mereka belum terjamin.

Berbagai terobosan pun akan dilakukan Mendikbud Nadiem Makarim untuk peningkatan kesejahteraan guru honorer.

Berikut 3 terobosan Nadiem Makarim untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer:

1. Dana BOS lebih fleksibel

Mendikbud Nadiem Makarim mengambil kebijakan penggunaan Dana Operasional Sekolah (BOS) yang lebih fleksibel.

Nadiem menjelaskan kebebasan penggunaan dana BOS yang keputusan penggunaannya sepenuhnya berada di kepala sekolah.

"Jadi dana BOS sekarang bisa digunakan untuk guru honorer, bisa digunakan untuk beli laptop, beli pulsa, bahkan untuk membantu ekonomi guru-guru honorer. Jadi mohon dimanfaatkan kemerdekaan kepala sekolah dalam mengelola dana BOS tentunya dengan pelaporan yang harus transparan,” tutur Nadiem dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya, penggunaan Dana BOS untuk guru honorer hanya dibatasi maksimal 50 persen dari total Dana BOS yang diterima.

Baca Juga : Alhamdulilah, BENTUK   Perhatian Dari Pemerintah, Guru Honorer Akan Terima Insentif, Syaratnya Sudah Mengajar 3 Tahun Terhitung dari 2017, Cek Nama Anda DISINI

Baca Juga : DPR : Sudah Harga Mati ! Seluruh Honorer Wajib Menjadi PNS Tanpa TES Sesuai RUU Sebagai Revisi UU No.5 Tentang ASN, Tidak Ada Alasan lagi !

Baca Juga : Alhamdulillah Ada Kabar Gembira Bagi Guru Honorer Dan GTK Di Seluruh Indonesia Khususnya Guru Berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) Simak DISINI

2. Bantuan Subsidi Upah

Mendikbud Nadiem Makarim juga mengambil kebijakan memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para guru honorer di masa pandemi Covid-19.

Kemendikbud pun menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,6 triliun untuk BSU bagi tenaga pendidik dan kependidikan nonPNS.

Menurut Nadiem, dengan sasaran 2.034.732 orang, masing-masing guru atau tenaga kependidikan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,8 juta yang akan diberikan satu kali.

"Total anggaran yang akan kita keluarkan adalah sekitar Rp 3,6 triliun," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Senin

Nadiem berharap dengan adanya BSU dapat melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para PTK non-PNS. 

3. Seleksi Massal Guru PPPK 2021

Salah satu upaya Nadiem Makarim meningkatkan kesejahteraan guru honorer, yakni dengan menggelar seleksi massal guru ASN jalur PPPK 2021.

Baca Juga : Siap-Siap Cek REKENING! Ada Tambahan Penghasilan Guru Honorer Sesuai Masa Kerja, Minimal 3 Tahun, Alhamdulillah

Baca Juga : Berita Terbaru Insentif Guru Honor, Dianggarkan Rp20 Miliar, Masa Kerja Minimal 3 Tahun

Selain peningkatan kesejahteraan, para guru honorer juga memiliki kesempatan untuk menjadi ASN.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kemendikbud menggandeng Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Badan Kepegawaian Negara.

“Kemendikbud memastikan bahwa ada jawaban dari pemerintah bagi yang layak dan punya kompetensi yang baik untuk kesejahteraan mereka, dan bagaimana mengenai kesetaraan nafkah,” kata Nadiem.

“Jadi ini adalah bentuk jawaban kami dan pembuktian bahwa pemerintah hadir dan menjawab pertanyaan dan tantangan dari berbagai macam guru honorer di seluruh nusantara,” imbuhnya.

Proses seleksi PPPK Berbeda dengan proses seleksi sebelumnya, peserta seleksi guru PPPK pada 2021 akan diberikan materi persiapan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan guru-guru honorer mendapatkan kesempatan yang adil.

"Kemendikbud ingin memastikan bahwa guru-guru honorer kita mendapat kesempatan yang adil bahwa mereka bisa mendapatkan materi pembelajaran secara daring (online) untuk semuanya, untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi," ucap Nadiem.

Nadiem memastikan ada banyak pelatihan daring berupa modul yang dapat diikuti secara mandiri untuk persiapan menghadapi ujian seleksi.

Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali lagi pada tahun yang sama atau berikutnya.

"Jadi kalau dia gagal pada kesempatan yang pertama, dia dapat belajar lagi, belajar ulang, dan mengulang ujian hingga dua kali lagi. Jadi totalnya itu bisa mengambil tiga kali tes tersebut," kata Nadiem.

Baca Juga :  Gaji Honorer Masih Rendah, Pemerintah Harus Samakan Minimal 4.2 Juta Tak Ada Yang Mustahil, Mari Doakan Secepatnya Terkabul, Amin...PGRI Terus Perjuangkan !

Baca Juga :   Cek Rekening ya, Dana TPG Sertifikasi SUDAH Cair! Langsung Ke Rekening Masing-Masing Guru, Alhamdulillah

Baca Juga : Alhamdulillah Ini Janji Menteri Nadiem Yang Wajib Di Ketahui Untuk Prioritaskan Guru Honorer Lebih Sejahtera dan Gaji Tinggi

Selain itu, pemerintah memberikan kesempatan kepada guru honorer di sekolah negeri maupun swasta yang terdaftar di Dapodik untuk mengikuti proses seleksi PPPK.

Kemudian, guru eks tenaga honorer kategori dua yang belum pernah lulus seleksi menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau PPPK diperbolehkan mendaftar.

Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang sedang tidak mengajar juga memiliki kesempatan yang sama.

Terkait anggaran, Nadiem menuturkan bahwa pemerintah daerah tidak perlu lagi menyiapkan anggaran penyelenggaraan dan gaji bagi peserta yang lulus seleksi guru PPPK 2021.

Sebab, anggaran tersebut akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Nadiem berharap langkah pemerintah ini menjadi angin segar bagi para guru honorer.

"Semoga ini menjadi angin segar bagi guru-guru honorer kita yang selalu senantiasa berjasa untuk pendidikan masa depan generasi kita," turur Nadiem.

Baca Juga : SAH ! Informasi Terbaru Dari Menkeu Terkait Gaji Guru Honorer Setara UMR, ALHAMDULILLAH

Baca Juga : SEPAKAT ! Pemerintah Anggarkan 20 M untuk Insentif Guru Honorer Sesuai Masa Pengabdian, Alhamdulillah


Artikel ini tayang dengan judul Alhamdulillah, Demi Kesejahteraan Guru Honorer Dan Tendik, Nadiem Beri 3 Trobosan Istimewa Lagi, Simak Selengkapnya

2 Responses to " Alhamdulillah, Demi Kesejahteraan Guru Honorer Dan Tendik, Nadiem Beri 3 Kado Istimewa, Simak Selengkapnya"

  1. Dana Bos untuk kesejahtraan guru agak susah di realisasikan sebab yayasan lebih rakus, kepsek takut sama yayasan, jadi tak mungkin adil.

    BalasHapus
  2. Sering terjadi masalah jika, kepsek tidak transparan dalam penggunaan dana bos. Jika dalam sekolah swasta Kepsek dan kroni2nya ( guru2 penjilat ) selalu berkonspirasi untuk proyek proyek . Ini terjadi di sekolahku.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel