-->

Header Menu

Nadiem Makarim Keluarkan Kebijakan Baru Aturan Honor Guru Honorer, Ini Isinya...

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menyatakan kepala sekolah berwenang mengatur peruntukkan dana bantuan operasional sekolah (BOS), sesuai dengan kebutuhan sekolah.


"Dana BOS 100 persen diskresinya kepala sekolah," ucap Nadiem Makarim saat berdialog dengan para kepala sekolah.

CEK Nama Guru Honorer Diseluruh Indonesia Laman Resmi Dashboard GTK bisa lihat KLIK DISINI

Laman Resmi Dashboard GTK bisa lihat KLIK DISINI

Mendikbud Nadiem Makarim membolehkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dipakai untuk pembelian kuota internet guna mendukung pembelajaran daring selama pandemi virus corona COVID-19. “Kita perbolehkan dana BOS digunakan untuk membeli kuota internet mendukung pembelajaran daring,” ujar Nadiem saat peluncuran program “Belajar dari Rumah” di Jakarta.

Baca Juga : RESMI ! Tunjangan Profesi Guru Lanjut Hingga 2035, Nadiem Tentukan Guru PNS dan Honorer Yang Berhak Menerima, Simak Selengkapnya

Baca Juga : Siap-Siap Cek REKENING! Ada Tambahan Penghasilan Guru Honorer Sesuai Masa Kerja, Minimal 3 Tahun, Alhamdulillah

“Kepala sekolah diberikan kebebasan untuk menggunakan dana BOS selama pandemi ini,” terang dia.

Untuk besaran penggunaan dana BOS untuk kuota internet dan pembayaran guru honorer, Nadiem mengatakan tidak diatur berapa maksimal penggunaan dananya.

Lebih lanjut, Nadiem menjelaskan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dan pendidikan kesetaraan dipastikan dapat digunakan untuk mendukung kesiapan satuan pendidikan di masa kedaruratan Covid-19.

Tak terkecuali untuk pembayaran honor para guru honorer yang tercatat pada data pokok pendidikan per 31 Desember 2019 yang belum mendapatkan tunjangan profesi serta telah memenuhi beban mengajar termasuk mengajar dari rumah.

Baca Juga : SELAMAT! Ada Insentif Total 6 Juta Rupiah KHUSUS Guru Honorer Yang Terdaftar Di Dapodik, Alhamdulillah Cek DISINI

Baca Juga : Berita Terbaru Insentif Guru Honor, Dianggarkan Rp20 Miliar, Masa Kerja Minimal 3 Tahun

"Mengenai persentase penggunanya, ketentuan pembayaran honor dilonggarkan menjadi tanpa batas," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem.

Dana-dana tersebut, sambung Nadiem, juga bisa digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, pembersih kuman, masker atau penunjang kebersihan dan kesehatan lainnya termasuk alat pengukur suhu tubuh tembak.

Adapun khusus BOP PAUD dan kesetaraan juga dapat digunakan untuk mendukung biaya transportasi pendidik. Selain itu, ketentuan persentase penggunaan BOP PAUD dan kesetaraan pun dilonggarkan menjadi tanpa batas.

Baca Juga : Alhamdulilah, BENTUK   Perhatian Dari Pemerintah, Guru Honorer Akan Terima Insentif, Syaratnya Sudah Mengajar 3 Tahun Terhitung dari 2017, Cek Nama Anda DISINI

Baca Juga : DPR : Sudah Harga Mati ! Seluruh Honorer Wajib Menjadi PNS Tanpa TES Sesuai RUU Sebagai Revisi UU No.5 Tentang ASN, Tidak Ada Alasan lagi !

Baca Juga : Alhamdulillah Ada Kabar Gembira Bagi Guru Honorer Dan GTK Di Seluruh Indonesia Khususnya Guru Berstatus Guru Tidak Tetap (GTT) Simak DISINI

"Penggunaan BOS Madrasah dan BOP Raudhatul Athfal disesuaikan dengan petunjuk teknis yang sudah ditetapkan Kementerian Agama," katanya.

Artikel ini tayang dikutip dari cnbcindonesia dengan judul Nadiem Makarim Keluarkan Kebijakan Baru Aturan Honor  Guru Honorer, Ini Isinya...

0 Response to " Nadiem Makarim Keluarkan Kebijakan Baru Aturan Honor Guru Honorer, Ini Isinya..."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel