-->

Header Menu

WAJIB DI Simak, Sistem TERBARU Mengenai Tunjangan Profesi Guru (TPG) / Sertifikasi Guru Tahun 2021

Kabar gembira untuk para guru. Penantian panjang guru soal Tunjangan Profesi guru (TPG) atau sertifikasi guru segera terjawab.


Seperti diketahui tunjangan sertifikasi guru triwulan IV 2020 untuk bulan Desember belum cair. Harusnya guru menerima 3 kali, namun hanya dua kali yakni Oktober dan November 2020

Sementara Desember belum ditransfer.

Lantas kapan dicairkan?

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kotamobagu, Sulawesi Utara, Kusnadi mengatakan tunjangan sertifikasi guru bulan Desember sedang menunggu SK Dirjen yang akan diterbitkan," kata Kusnadi Senin 8 Maret 2021.

Cara Cek SK Tunjangan Sertifikasi Di Info GTK Tahun 2021 Dengan Link Terbaru DISNI

Sementara untuk tunjangan sertifikasi triwulan 1 tahun 2021 juga sedang dalam pengurusan oleh masing-masing guru.

"Jika SK Dirjen telah diterbitkan maka guru penerima dana sertifikasi sudah bisa melengkapi dokumen terkait pencairan. Insyaallah dana sertifikasi bulan Desember dan triwulan 1 tahun 2021 akan cair bersamaan," ujarnya.

Baca Juga : SAH! Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka, Ini Formasi Untuk CPNS dan PPPK 2021 Serta Jadwal Lengkapnya

Baca Juga :  Gaji Guru Honorer Akan Minimal Setara UMR, Wacana Sudah Lama Di Usulkan, Tinggal Menunggu Eksekusi, Ini Dua Skema Yang Sudah Di Bentuk

Baca Juga : Terima Kasih Pak Menteri ! Ini Dia Ikhtiar Dan Perjuangan PENUH Menteri Nadiem Agar Seluruh Guru Honorer Jadi PNS / PPPK , Demi Peningkatan Kesejahteraan Seluruh Guru Honorer, Alhamdulillah

Sekedar diketahui, sertifikasi Desember akan dibayarkan melalui mekanisme Carry Over atau dibayarkan pada tahun anggaran 2021 setelah proses verifikasi dan validasi data penerima.

Keputusan ini merupakan hasil rekonsiliasi data tunjangan profesi guru, tunjangan khusus guru dan dana tambahan penghasilan TA 2020 yang dilaksanakan tanggal 24-27 November 2020 di Bandung Jawa Barat.

"Ada 4 poin dalam surat pemberitahuan tersebut yakni poin pertama dan kedua menjelaskan soal alokasi dana tunjangan profesi guru tahun anggaran 2020 sesuai Perpres nomor 78 tahun 2019. Dari alokasi dana tersebut dilakukan realokasi dan refokusing anggaran untuk penanganan wabah Covid-19 sesuai Perpres nomor 54 tahun 2020." kata Kadis Pendidikan Kotamobagu, Sulawesi Utara Rukmi Simbala saat dikonfirmasi Kamis 31 Desember 2020.

Baca Juga: Pendaftaran Dibuka April, Jadwal Seleksi Mei, Berikut Syarat Ikut PPPK Guru

Pada rekonsiliasi di Bandung tersebut juga dijelaskan jika pembayaran tunjangan profesi guru ada 3 komponen kelompok pembentuk yaitu jumlah guru penerima, jumlah gaji pokok diterima dan jumlah bulan yang diterima. Komponen yang bisa dilakukan pengurangan apabila dana tidak mencukupi adalah jumlah bulan diterima.

"Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa terdapat selisih kurang (minus) antara jumlah alokasi tahun 2020 ditambah dimpa tahun 2019 dan kebutuhan pembayaran tunjangan profesi guru tahun 2020, sehingga untuk pembayaran tunjangan profesi guru pada triwulan IV tahun 2020 hanya dibayarkan 2 bulan (Oktober-November) sedangkan bulan Desember 2020 akan dilaporkan sebagai kurang bayar dan akan dilakukan mekanisme carry over yaitu dibayarkan pada tahun anggaran 2021 setelah proses verifikasi dan validasi penerima," jelasnya.

Sementara untuk 2021, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membidik sertifikasi 10.000 guru dan tenaga kependidikan pada 2021.

Baca Juga : RESMI CAIR Awal Maret 2021 Ini, Nadiem Pinta Seluruh Kepala Sekolah Segera Gunakan Dana BOS Untuk Gaji Guru Honorer DLL, Alhamdulillah Pemberian Gaji Guru Honorer Tidak Di Batasi

Baca Juga : Alhamdulillah Akhirnya Guru Honorer Bakal Terima Gaji Setara PNS Mulai April, Segini Besaranya

Baca Juga : Alhamdulillah, Ada Tunjangan Profesi Guru Untuk Guru Honorer Sebesar 1.5 Juta, Simak Selengkapnya, Semoga Berkah 

Mendikbud Nadiem Makarim mengaku, pelaksanaan sertifikasi guru bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru. Maka dari itu, proses sertifikasi akan terus berjalan di tahun ini.

"Target kami peningkatan kesejahteraan. Makanya, kami pastikan sertifikasi guru dan tenaga pendidikan terus jalan," ucap Nadiem.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril menyebutkan, ada 33.873 guru yang telah melakukan sertifikasi pada 2020.

Menurut Iwan, guru yang melakukan sertifikasi pada tahun lalu khusus bagi guru dalam jabatan.

"Sedangkan prajabatan juga sedang berjalan hingga saat ini, dan akan terus dilanjutkan," ungkap Iwan.

2 Responses to " WAJIB DI Simak, Sistem TERBARU Mengenai Tunjangan Profesi Guru (TPG) / Sertifikasi Guru Tahun 2021 "

  1. Mat pagi menjelang siang .apakah guru yg perna mengikuti PLPG.berulang kali mengikuti ujian.tetapi belum perna lulus.namun hingga samapai hari ini.pun belum ada nama untuk mengikuti ujian atau pelatihan PPG.sementara teman seangkatan ujian mereka .suda lulus.mohon solusi

    BalasHapus
  2. Salam sehat. Sy guru SD sd tiga kali ikut ppg. Belum berhsil. Apakah masih ad kesempatan untuk mengikuti ppg?masa kerja 12 tahun pendidikan SI. Usia 51 tahun. Mohon penjelasannya

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel