-->

Header Menu

Aturan Kemendikbudristek Tidak Sinkron dengan PermenPAN-RB, Guru Honorer Dirugikan, CEK Penjelasannya DISINI

 Ketua Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGHBSN) Nasional Rizki Safari Rakhmat menemukan ketidakselarasan di antara regulasi-regulasi yang mengatur pendaftaran PPPK 2021. 


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengeluarkan aturan tentang pengisian formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) lewat surat edaran Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Iwan Syahril. 

Namun, menurut Rizki, aturan tersebut tidak sinkron dengan aturan PermenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengadaan PPPK Guru.

"Itu berdampak bagi guru honorer sekolah negeri yang tidak bisa memilih formasi di sekolahnya dalam portal SSCASN. Sedangkan secara formasi di sekolahnya masih tercukupi," kata Rizki kepada JPNN.com, Selasa (13/7). Dia membandingkan ketentuan dalam portal gurupppk.kemendikbud.go.id soal "pelamar lain" dalam pengisian formasi. 

Baca Juga : Seleksi PPPK 2021: PGRI Tegas, Minta Passing Grade untuk Guru Honorer Tua Diturunkan

Baca Juga :  Hore! BLT UMKM Cair Lagi ke 3 Juta UKM, Begini Cara Daftar Banpres BPUM BRI PNM Mekaar Tahap 3 Online

Baca Juga : PPPK 2021: Guru SMP Bisa Daftar Sebagai Guru SD atau SMK, Ini Ketentuannya

Namun, dalam PermenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021 pasal 29 ayat 2b disebutkan bagi "pelamar yang berasal dari sekolah lain".  

Maknanya, kata Rizki, jadi berbeda. Pertama, "pelamar lain" berpengaruh di sekolah induknya dan pelamar dari sekolah lain. Kedua, "pelamar yang berasal dari sekolah lain" yaitu hanya pelamar dari sekolah lain.

Disebutkan juga, sistem perangkingan dalam memilih formasi PPPK guru tidak termuat dalam PerrmenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021. Sementara di SE dirjen GTK Kemendikbudristek ada sistem perangkingan itu. 

Baca Juga : PPPK Guru 2021: Cara Cek Apakah Anda Masuk Data Dapodik dan Solusi Jika Tak Terdaftar Simak DISINI YA!

Baca Juga :  Cara Aktivasi Rekening BSU Guru Honorer di info.gtk.kemendikbud.go.id

Baca Juga : Ini Jumlah Soal TIU, TWK, TKP CPNS 2021 Terbaru & materi yang akan diujikan Dilengkapi Contoh Soal Dan Jawabanya

"Harus ada penjelasan lanjut dari Kemendikbudristek kenapa tidak sinkron antara dua regulasi tersebut. Kalau tidak banyak guru honorer yang dirugikan," pungkasnya. (esy/jpnn)

Sumber : jpnn

7 Responses to "Aturan Kemendikbudristek Tidak Sinkron dengan PermenPAN-RB, Guru Honorer Dirugikan, CEK Penjelasannya DISINI"

  1. selamat siang,,,setelah membaca aturan itu ternyata hal yg sma terjadi d sekolah tempat saya mengajar.kami merasa d rugi kn.kami honor 5 org,formasi 2 org knpa saat mendaftar sistem tidak bisa d buka dan yg bisa daftar cuma 1 org.

    BalasHapus
  2. Untuk jurusan bahasa inggris yg mengajar di SD negeri pun tidak bisa alis formasi jabatan kosong padahal sdh mengabdi hampir 12 tahun

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum warahmatullahi.Di sekolah kami tidak ada guru sarjana hanya lulusan D2 tetapi masuk dapodik kemudian kita mengabdi sekitar 16 tahun mohon minta solusi daerah. Kami sangat terpencil

    BalasHapus
  4. Byk sekolah yg di rugikan.
    Di sekolah sy, guru honorer ada 4 org. Yg brrhasil daftar hanya dua org. Dua org blm bisa daftar. Semoga ada prubahan kebijakan.

    BalasHapus
  5. Paling dirugikan honorer yg sdh mengabdi di atas 10 tahun, to di sekolahnya tidak ada formasi.Tidak bisa ikut tahap 1, hanya menunggu sisa di thp 2 dan brrsaing dengan honorer swasta dan lulusan PPG...sangat tidak adil

    BalasHapus
  6. Paling dirugikan honorer yg sdh mengabdi di atas 10 tahun, to di sekolahnya tidak ada formasi.Tidak bisa ikut tahap 1, hanya menunggu sisa di thp 2 dan brrsaing dengan honorer swasta dan lulusan PPG...sangat tidak adil

    BalasHapus
  7. Paling dirugikan honorer yg sdh mengabdi di atas 10 tahun, to di sekolahnya tidak ada formasi.Tidak bisa ikut tahap 1, hanya menunggu sisa di thp 2 dan brrsaing dengan honorer swasta dan lulusan PPG...sangat tidak adil

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel